Polres Semarang Berantas Miras, 2.414 Botol Dimusnahkan

    Polres Semarang Berantas Miras, 2.414 Botol Dimusnahkan
    (Foto Dok): Sebanyak 2.414 botol minuman keras berbagai merek serta 330 liter minuman tradisional jenis tuak dimusnahkan dalam kegiatan Operasi Pekat Candi 2026, yang digelar di Alun-Alun Bung Karno Ungaran, Kamis (12/3/2026).

    UNGARAN - Menjelang Ramadan dan Idul Fitri, Polres Semarang menunjukkan ketegasannya dalam memberantas peredaran minuman keras yang dinilai sebagai biang keladi berbagai gangguan kamtibmas. Sebanyak 2.414 botol minuman keras dari berbagai merek dan 330 liter tuak, minuman tradisional yang kerap disalahgunakan, dimusnahkan secara simbolis di Alun-Alun Bung Karno Ungaran, pada Kamis (12/3/2026).

    Langkah tegas ini merupakan bagian dari komitmen bersama dalam menciptakan suasana yang aman dan tertib di Kabupaten Semarang. Pemusnahan barang bukti dilakukan usai Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Candi 2026, disaksikan langsung oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Semarang, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para peserta apel. Ini menjadi bukti nyata kolaborasi dalam menjaga stabilitas wilayah.

    Kapolres Semarang, AKBP Ratna Quratul Ainy, menjelaskan bahwa seluruh miras yang dimusnahkan adalah hasil dari Operasi Pekat Candi 2026. Operasi ini digelar secara intensif sejak 17 Februari hingga 8 Maret 2026 dengan sasaran utama memberantas berbagai bentuk penyakit masyarakat, termasuk peredaran minuman keras ilegal yang meresahkan.

    “Peredaran miras menjadi salah satu faktor pemicu gangguan kamtibmas dan tindak kriminalitas. Selain itu juga berpotensi merusak masa depan generasi muda apabila disalahgunakan, khususnya di kalangan remaja, ” ujar AKBP Ratna, Jumat (13/3/2026).

    Beliau menegaskan bahwa penindakan terhadap peredaran miras bukan sekadar menjaga stabilitas keamanan, melainkan juga upaya preventif krusial untuk melindungi masyarakat, utamanya generasi muda dari ancaman negatif penyalahgunaan alkohol. Dukungan masyarakat, mulai dari orang tua, tokoh agama, hingga tokoh masyarakat, sangat diharapkan dalam mengawasi pergaulan remaja.

    “Kami berharap masyarakat ikut berperan aktif memberikan edukasi kepada anak-anak dan remaja agar tidak terjerumus pada penyalahgunaan minuman keras, ” tambah AKBP Ratna.

    Bupati Semarang, Ngesti Nugraha, turut memberikan apresiasi mendalam atas langkah proaktif Polres Semarang dalam memberantas peredaran minuman keras di wilayahnya. Beliau menekankan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Semarang terhadap upaya ini.

    “Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Semarang mengucapkan terima kasih dan mendukung penuh langkah Polres Semarang. Operasi Pekat ini menjadi komitmen bersama untuk mencegah peredaran maupun penyalahgunaan miras yang berpotensi memicu konflik sosial di masyarakat, ” ungkap Ngesti Nugraha, Kamis (12/3/2026).

    Pemusnahan ribuan botol minuman keras dilakukan menggunakan alat berat hingga benar-benar hancur, sementara ratusan liter tuak juga dimusnahkan. Aksi simbolis ini melibatkan Kapolres Semarang, Bupati Semarang, perwakilan Kodim 0714/Salatiga, Kejaksaan Negeri, DPRD, Pengadilan Negeri, serta Forum Kerukunan Umat Beragama Kabupaten Semarang, menegaskan tekad bersama dalam memberantas peredaran minuman keras ilegal.

    Diharapkan, langkah tegas ini akan menciptakan suasana keamanan dan ketertiban yang kondusif, khususnya selama bulan suci Ramadan hingga perayaan Idul Fitri mendatang. (PERS)

    polres semarang operasi pekat candi 2026 berantas miras kamtibmas kondusif semarang aman ramadan aman
    Agung widodo

    Agung widodo

    Artikel Sebelumnya

    Ramadan Penuh Berkah: Polres Semarang Tebar...

    Artikel Berikutnya

    Wujudkan Lingkungan Asri dan Berintegritas,...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Blok M, Magnet Ekonomi Kreatif Baru Jakarta
    Anggaran Rp268 T untuk Makan Bergizi Gratis Dongkrak Ekonomi Petani dan Nelayan
    Anak Indonesia Terlindungi, Menkomdigi Tegaskan Tak Ada Kompromi untuk Platform Digital yang Tidak Taat PP Tunas
    Rp268 Triliun untuk Makan Bergizi Gratis, Ini Skema Detail Anggarannya!
    120 Huntap Bencana Tapanuli Selatan Siap Dihuni, Jadi Pilot Project Nasional

    Ikuti Kami