UNGARAN - Malam yang seharusnya tenang di belakang Masjid Al Mabrur, Kelurahan Sidomulyo, Kecamatan Ungaran Timur, dikejutkan oleh aksi tawuran antar remaja pada Sabtu, (21/2/2026), sekitar pukul 23.30 WIB. Suara gaduh yang memecah keheningan malam itu segera memicu respons cepat dari pihak berwenang.
Menyikapi laporan adanya keributan, Babinsa Kelurahan Sidomulyo, Sertu Eko Wahyudi, bersama jajaran kepolisian tak tinggal diam. Tim gabungan yang solid, terdiri dari Kapolsek Ungaran, Bhabinkamtibmas, Dalmas Polres Semarang, dan Babinsa, segera bergerak menuju lokasi kejadian untuk meredam potensi konflik yang lebih besar.
Setibanya di titik keramaian, petugas mendapati para remaja yang terlibat berusaha melarikan diri. Namun, upaya cepat aparat gabungan membuahkan hasil. Empat orang remaja berhasil diamankan beserta kendaraan yang mereka gunakan, menghentikan eskalasi situasi.
“Begitu kami tiba di tempat kejadian, para remaja yang terlibat tawuran langsung kocar-kacir. Empat orang berhasil kami amankan beserta kendaraannya untuk dimintai keterangan lebih lanjut, ” ujar Kompol Sugiyarta.
Syukurlah, dalam insiden ini tidak ada korban luka maupun kerugian materiil yang dilaporkan. Penanganan yang sigap oleh aparat gabungan berhasil mengendalikan situasi, mencegahnya berkembang menjadi gangguan keamanan yang lebih luas bagi masyarakat.
Keempat remaja yang teridentifikasi selanjutnya dibawa ke Polres Semarang untuk menjalani pemeriksaan dan pendalaman lebih lanjut. Tujuannya adalah untuk memahami akar permasalahan dan memberikan pembinaan yang tepat.
Sertu Eko Wahyudi, Babinsa Sidomulyo, menekankan pentingnya sinergi antara TNI dan Polri dalam menjaga wilayah binaannya. Ia meyakini bahwa kolaborasi ini menjadi benteng pertahanan utama dalam menjaga kondusivitas lingkungan, terutama pada malam akhir pekan yang kerap rentan terhadap gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Kami terus meningkatkan patroli dan komunikasi dengan warga agar potensi tawuran maupun kenakalan remaja bisa dicegah sejak dini, ” tegasnya, menunjukkan komitmen untuk pencegahan.
Selama seluruh proses penanganan berlangsung, situasi di lokasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Aparat juga tak lupa menyampaikan imbauan kepada para orang tua untuk lebih meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak mereka di malam hari. Diharapkan langkah ini dapat mencegah terulangnya kejadian serupa di masa mendatang. (Aktivis)

Updates.