SEMARANG – Sekolah Nasima mensyukuri Hari Ulang Tahun (HUT) ke-32 dengan menggelar tasyakuran sekaligus peluncuran Nasima International Class Program (NICP) di Aula Kaimana SMA Nasima, Jalan Arteri Yos Sudarso 17 Semarang, Rabu (7/1/2026).
Perayaan berlangsung khidmat, sederhana, namun sarat makna, serta disiarkan langsung melalui kanal YouTube Sekolah Nasima agar dapat disaksikan peserta didik, orang tua, dan masyarakat luas.

Acara dihadiri Pendiri YPI Nasima Hj Djumini Setyoadi SH MKn, Dewi Nasima SKel MSc, dan Tribekti Nasima BA SKom, bersama jajaran organ yayasan, pimpinan Nasima Grup, para direktur, guru, tenaga kependidikan, serta perwakilan orang tua siswa dari jenjang KB-TK, SD, SMP, hingga SMA. Turut hadir Ketua Pembina YPI Nasima KH Hanief Ismail Lc, Anggota Pembina sekaligus Rais Syuriyah PWNU Jawa Tengah KH Ubaidillah Shodaqoh, Ketua Pengurus YPI Nasima Dr Indarti MPd, Ketua Pengawas YPI Nasima Drs H Ragil Wiratno MH, serta Pengurus Harian FSOT.
Rangkaian kegiatan diawali dengan mujahadah yang dipimpin Rais Syuriyah PWNU Jawa Tengah KH Ubaidillah Shodaqoh, dilanjutkan sambutan Pengawas YPI Nasima oleh Drs H Nowo Susilo.
Suasana religius dan penuh syukur mengiringi setiap tahapan acara sebagai wujud ikhtiar spiritual dalam memajukan pendidikan.
Puncak acara ditandai dengan peresmian Nasima International Class Program oleh Pendiri sekaligus Pembina YPI Nasima Hj Djumini Setyoadi SH MKn dengan menekan tombol “start” video peluncuran. Momentum sakral ini menegaskan kesiapan Sekolah Nasima melangkah ke kancah pendidikan bertaraf internasional. Acara ditutup dengan pemotongan tumpeng oleh Ketua Pembina YPI Nasima yang diserahkan kepada Koordinator NICP, Isnayani Tabiul Mursyida MPd, sebagai simbol doa dan harapan keberkahan program.
Ketua Pengurus YPI Nasima, Dr Indarti MPd, menegaskan bahwa pembukaan kelas internasional merupakan langkah visioner lembaga. Ia menyatakan,
“Pembukaan NICP adalah ikhtiar strategis Sekolah Nasima dalam menjawab tantangan global tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman dan kebangsaan.”
Pernyataan ini meneguhkan bahwa internasionalisasi pendidikan tetap berpijak pada jati diri bangsa dan akhlak mulia.
Senada dengan itu, Ketua Pengawas YPI Nasima, Drs H Ragil Wiratno MH, menekankan pentingnya tata kelola yang profesional. Ia menuturkan,
“Program internasional ini harus dikelola secara akuntabel dan berkelanjutan agar berjalan konsisten serta memberi manfaat jangka panjang bagi peserta didik.”
Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa mutu tidak hanya lahir dari gagasan, tetapi juga dari manajemen yang kuat.
Sementara itu, Ketua Pembina YPI Nasima KH Hanief Ismail Lc menggarisbawahi bahwa usia 32 tahun adalah momentum evaluasi dan percepatan kualitas. Ia menyampaikan,
“Usia 32 tahun harus menjadi ruang refleksi sekaligus akselerasi agar Sekolah Nasima terus tumbuh dalam mutu, prestasi, dan pelayanan pendidikan.” Pesan ini mengajak seluruh elemen untuk tidak berpuas diri atas capaian yang telah diraih.
Dalam mauidhah hasanahnya, Rais Syuriyah PWNU Jawa Tengah KH Ubaidillah Shodaqoh berpesan agar seluruh ikhtiar pendidikan selalu berlandaskan nilai spiritual. Ia menegaskan,
“Setiap pengembangan lembaga pendidikan harus dilandasi rasa syukur, keikhlasan, dan niat ibadah, agar Nasima tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kokoh dalam pembentukan akhlak mulia.” Pesan ini menjadi ruh yang meneguhkan bahwa sinergi mutu sejati berawal dari hati yang ikhlas dan niat yang lurus.
(Agus F/Djarmanto-YF2DOI)

Internasional