Jajaran Rutan Semarang ikuti Monitoring dan Evaluasi SPPT-TI, Wujud Komitmen Menuju Integrasi Data Nasional

    Jajaran Rutan Semarang ikuti Monitoring dan Evaluasi SPPT-TI, Wujud Komitmen Menuju Integrasi Data Nasional
    Jajaran Rutan Semarang ikuti Monitoring dan Evaluasi SPPT-TI, Wujud Komitmen Menuju Integrasi Data Nasional

    SEMARANG — Jajaran Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Semarang mengikuti kegiatan Monitoring dan Evaluasi Sistem Peradilan Pidana Terpadu berbasis Teknologi Informasi (SPPT-TI) , Kamis (16/10/2025).

    Kegiatan ini menjadi sarana evaluasi pelaksanaan integrasi data antar lembaga penegak hukum melalui pemanfaatan teknologi informasi. SPPT-TI diharapkan dapat memperkuat sinergi antara kepolisian, kejaksaan, pengadilan, dan lembaga pemasyarakatan dalam mendukung sistem peradilan pidana yang cepat, transparan, dan akuntabel.

    Melalui sesi paparan dan diskusi, para peserta membahas capaian, kendala, serta langkah-langkah penguatan implementasi SPPT-TI.

    Kepala Subseksi Administrasi dan Perawatan Rutan Kelas I Semarang, Candra Christian, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi wujud komitmen Jajaran Rutan Semarang dalam mendukung integrasi data nasional.

    “Melalui sistem SPPT-TI, seluruh proses peradilan pidana dapat terpantau secara real time dan terintegrasi antarinstansi. Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan layanan pengelolaan data pemasyarakatan di Rutan Semarang, ” ungkapnya.

    Dengan adanya kegiatan monitoring dan evaluasi ini, diharapkan pelaksanaan SPPT-TI di lingkungan pemasyarakatan semakin optimal, mendukung transparansi, serta memperkuat sinergi antar lembaga penegak hukum menuju peradilan pidana yang terintegrasi secara nasional.

    (Humas Rutan Semarang) 

    jawa tengah semarang rutan semarang kasubsi adm rutan semarang candra cristian
    Narsono Son

    Narsono Son

    Artikel Berikutnya

    Diduga Tambang Ilegal, PT Brilian Berkah...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Komandan Lanud Sultan Hasanuddin Hadiri Sertijab Danskadron Udara 11
    KemenTrans Dukung Penuntasan Kasus Korupsi Lahan Transmigrasi di Kutai Kartanegara
    Kekayaan Intelektual Jadi Jaminan Kredit Usaha Hingga Rp500 Juta
    Komnas HAM Desak Pemeriksaan KaBAIS Terkait Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS
    AS dan Israel Terpecah Belah Soal Akhiri Perang dengan Iran

    Ikuti Kami