Rutan Kelas 1 Semarang Gandeng Kemenkes dan Laboratorium CITO adakan Skrining TBC Massal

    Rutan Kelas 1 Semarang Gandeng Kemenkes dan Laboratorium CITO adakan Skrining TBC Massal
    Rutan Kelas 1 Semarang Gandeng Kemenkes dan Laboratorium CITO adakan Skrining TBC Massal

    SEMARANG – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Semarang menunjukkan komitmen serius dalam menjaga kesehatan warga binaan dengan menggelar kegiatan skrining massal penyakit Tuberkulosis (TBC).

    Program kesehatan preventif ini dilaksanakan secara menyeluruh untuk seluruh warga binaan Rutan Kelas I Semarang, Sabtu (15/11/2025).

    ​Kegiatan skrining TBC ini merupakan hasil kolaborasi strategis Rutan Kelas I Semarang dengan pihak eksternal, yaitu Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dan Laboratorium CITO.

    Keterlibatan pihak-pihak ini memastikan proses skrining dilakukan secara profesional, akurat, dan sesuai dengan standar kesehatan yang berlaku.

    ​Kepala Rutan Kelas I Semarang, Hendrawan, menyatakan bahwa skrining ini adalah langkah nyata dalam menjamin hak-hak kesehatan warga binaan.

    ​"Deteksi dini TBC di lingkungan rutan adalah prioritas utama kami, mengingat potensi penyebaran penyakit menular yang cukup tinggi di fasilitas pemasyarakatan, " ujar Hendrawan.

    "Kami berkomitmen penuh untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan bebas TBC. Kolaborasi dengan Kementerian Kesehatan dan Laboratorium CITO ini menjadi wujud nyata sinergi kami dalam memastikan setiap warga binaan mendapatkan pelayanan kesehatan yang optimal, " terangnya. 

    ​Langkah ini diapresiasi sebagai upaya nyata dalam pemenuhan hak kesehatan bagi seluruh warga binaan, sejalan dengan program nasional eliminasi TBC 2030. Dengan deteksi dini, penanganan medis dapat segera dilakukan, sehingga memutus rantai penularan TBC di dalam rutan.

    (Humas Rutan Semarang) 

    jawa tengah semarang rutan semarang berita terkini rutan semarang
    Narsono Son

    Narsono Son

    Artikel Sebelumnya

    Kalapas Perempuan Semarang Tegaskan Pentingnya...

    Artikel Berikutnya

    Diduga Tambang Ilegal, PT Brilian Berkah...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Anggaran Rp268 T untuk Makan Bergizi Gratis Dongkrak Ekonomi Petani dan Nelayan
    Anak Indonesia Terlindungi, Menkomdigi Tegaskan Tak Ada Kompromi untuk Platform Digital yang Tidak Taat PP Tunas
    Rp268 Triliun untuk Makan Bergizi Gratis, Ini Skema Detail Anggarannya!
    120 Huntap Bencana Tapanuli Selatan Siap Dihuni, Jadi Pilot Project Nasional
    Komandan Lanud Sultan Hasanuddin Hadiri Sertijab Danskadron Udara 11

    Ikuti Kami