SEMARANG – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jendral Pemasyarakatan Jawa Tengah melakukan inspeksi besar-besaran terhadap berbagai proyek pembangunan infrastruktur di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Semarang, Kamis (08/12/2026).
Peninjauan ini tidak hanya berfokus pada rencana lokasi pabrik Fly Ash and Bottom Ash (FABA), tetapi juga menyisir progres pembangunan fasilitas pelayanan publik dan sarana prasarana inti rutan lainnya.

Dalam kunjungan tersebut, Kakanwil memantau langsung proses pembangunan tempat ibadah baru, yakni Gereja dan Vihara. Kehadiran fasilitas ibadah yang representatif ini merupakan bagian dari komitmen kementerian untuk memenuhi hak spiritual warga binaan dari berbagai latar belakang agama.
Selain itu, peninjauan berlanjut ke area pembangunan blok hunian baru yang dirancang untuk mengatasi masalah overcrowding serta meningkatkan standar kelayakan tempat tinggal bagi warga binaan sesuai dengan prinsip pemasyarakatan yang humanis.
Didampingi pejabat struktural Rutan Semarang, Kakanwil memeriksa setiap detail teknis bangunan guna memastikan standar keamanan tinggi tetap terjaga di tengah proses modernisasi fisik. Terkait rencana pembangunan pabrik FABA, Kakanwil menegaskan bahwa fasilitas tersebut akan segera dibangun untuk mendukung kemandirian material sekaligus menjadi pusat pelatihan keterampilan bagi warga binaan.
Melihat banyaknya titik pembangunan yang sedang berjalan, Kakanwil menginstruksikan adanya manajemen waktu yang ketat agar seluruh proyek, mulai dari tempat ibadah hingga blok hunian, dapat selesai secara simultan.
"Saya minta dilakukan akselerasi atau percepatan pada seluruh lini pembangunan, baik itu Gereja, Vihara, blok hunian, persiapan pabrik FABA, maupun proyek pembangunan yang lainnya harus segera rampung agar fungsi pelayanan, pembinaan keagamaan, dan keamanan bisa berjalan lebih maksimal. Meskipun kita mengejar target waktu, saya ingatkan agar kualitas bangunan dan ketahanan struktur tidak boleh berkurang sedikit pun, " tegas Kakanwil di sela-sela peninjauannya.
Kunjungan ini diakhiri dengan evaluasi lapangan untuk memastikan sinergi antara pihak pelaksana proyek dan jajaran Rutan Semarang tetap terjaga, sehingga visi besar Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam menyediakan fasilitas yang aman, modern, dan inklusif di Jawa Tengah dapat segera terwujud.
(Humas Rutan Semarang)

Updates.