Semarang - Lembaga Pemasyarakatan Perempuan (LPP) Kelas IIA Semarang bersama dengan PT PLN Pusat Manajemen Proyek (PUSMANPRO) menggelar kajian keislaman yang diikuti oleh seluruh Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari pembinaan kerohanian serta penguatan mental dan spiritual WBP, Selasa (30/12/2025).
Kepala Lapas Perempuan Kelas IIA Semarang, Ade Agustina dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan pembinaan kerohanian merupakan salah satu pilar penting dalam proses pemasyarakatan.

Menurutnya, pembinaan spiritual diharapkan mampu membentuk pribadi WBP yang lebih tenang, sabar, dan memiliki harapan untuk berubah menjadi lebih baik.

“Melalui kegiatan kajian keislaman ini, kami berharap WBP dapat semakin mendekatkan diri kepada Tuhan, memiliki ketenangan batin, serta menjadikan setiap ujian sebagai proses pembelajaran dan penguatan diri selama menjalani masa pembinaan, ” ujar Kalapas.
Kajian keislaman yang disampaikan mengangkat tema “Hakikat Ujian sebagai Tanda Cinta”, yang menekankan bahwa setiap ujian kehidupan merupakan bentuk kasih sayang Allah SWT kepada hamba-Nya.
Melalui pemahaman tersebut, WBP diajak untuk memaknai ujian sebagai sarana introspeksi, peningkatan keimanan, serta dorongan untuk menjadi pribadi yang lebih baik dan sabar dalam menjalani kehidupan.

Kegiatan berlangsung dengan khidmat dan diisi dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, penyampaian tausiyah, serta doa bersama. Sebagai bentuk kepedulian dan dukungan terhadap pembinaan keagamaan, Srikandi PLN turut memberikan bantuan berupa jilbab dan buku dzikir kepada WBP.
Plh. General Manager, R. Hanandi menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen PLN dalam mendukung pembinaan sosial dan keagamaan, khususnya bagi WBP.
“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat dan menjadi penguat spiritual bagi para WBP, serta menjadi motivasi untuk terus memperbaiki diri dan menata masa depan yang lebih baik, ” ungkapnya
Melalui sinergi dengan PLN, LPP Semarang berharap kegiatan kajian keislaman ini mampu menumbuhkan keteguhan iman, ketenangan batin, serta semangat perubahan positif sebagai bekal dalam menjalani masa pembinaan dan kehidupan ke depan.
LPP Semarang juga berkomitmen untuk terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak dalam mendukung pembinaan kerohanian sebagai bagian dari pemenuhan hak beribadah dan proses pembinaan yang berkelanjutan.
(Himas Lapas LPP Semarang)
